Rabu, 21 Desember 2011

Palm Islands & Atlantis Hotel

Keemiran Dubai yang super kaya membangun sejumlah proyek spektakuler yakni pulau-pulau buatan di lepas pantai. Pekerjaan luar biasa yang mengagumkan dunia, menata pulau-pulau buatan itu seperti pohon palem raksasa. Kepulauan ini menjadi proyek reklamasi tanah terbesar di dunia, juga kepulauan buatan terbesar di dunia. Pulau-pulau itu adalah Palm Jumeirah, Palm Jebel Ali dan Palm Deira.


3 pulau buatan dan al Jumeira yang paling kecil
Penciptanya adalah Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di Dubai. Setiap pulau berbentuk pohon palem, diatapi sebuah sabit, dan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang membuat nyaman penduduknya. Palm Islands terletak di lepas pantai Uni Emirat Arab di Teluk Persia dan akan menambah 250 km pantai kota Dubai.


Dua pulau pertama akan dibangun dengan sekitar 100 juta meter kubik batu dan pasir. Palm Deira sekitar 1 milyar meter kubik batu dan pasir. Semua bahan berasal dari UEA. Di ketiga pulau tersebut akan dibangun lebih dari 100 hotel mewah, villa dan apartemen eksklusif tepi pantai, marina, taman hiburan air, restoran, pusat perbelanjaan, fasilitas olah raga dan spa kesehatan.


foto satelit al jumeira
Pembangunan Palm Jumeirah dimulai sejak Juni 2001. Kemudian, Palm Jebel Ali diumumkan dan reklamasi dimulai. Palm Deira, yang direncanakan seluas 46.35 meter persegi dan perusahaan pembangun, Nakheel, mengklaim luasnya melebihi Paris, konstruksi dimulai tahun 2003. Pembangunan akan selesai untuk 10-15 tahun berikutnya.

Palm Jumeirah merupakan pulau yang berbentuk pohon palem dengan cakupan sebuah batang, sebuah mahkota dengan 17 daun, dan sebuah pulau berbentuk sabit yang mengelilingiya dan membentuk 11 kilometer pemecah gelombang. Pulau ini memiliki luas 5 km x 5 km dan total areanya lebih besar daripada 800 lapangan sepak bola. Pulau mahkota dihubungkan dengan Dubai oleh sebuah jembatan sepanjang 300 meter dan pulau sabit dihubungkan dengan ujung atas palem oleh terowongan bawah laut. Untuk 2-3 tahun ke depan, pariwisata di Dubai semakin meningkat, The Palm Jumeirah dapat dikatakan sebagai salah satu resor utama dunia. The Palm Island sendiri dianggap sebagai 'Keajaiban Dunia ke-8'.


Menurut perusahaan pembangun, Jumeirah Palm Island akan berisi hotel, tiga tipe villa (Signature Villas, Garden Homes dan Canal Cove Town Homes), bangunan apartemen di pesisir, pantai, marina, resotran, kafe dan berbagai macam pertokoan retail. Hampir 30 hotel pinggir pantai akan dibuka pada akhir 2009, dan salah satunya adalah hotel Atlantis yang lokasi terletak di puncak pelindung palm..













ATLANTIS HOTEL
Hotel Atlantis, demikian namanya, dibangun selama 4 tahun di pulau buatan, Palm Jumeirah, dengan luas 113 hektar. Hotel yang dibangun dengan biaya US$1,5 milyar (13,8 triliun rupiah) ini mempunyai 1539 kamar, terdiri dari 1373 guest room dan 166 suites dengan desain lautan.












Sesuai namanya, Hotel Atlantis memang terinspirasi dari legenda Benua Atlantis yang berada di bawah laut. Bentuk arsitekturnya didasarkan pada Atlantis Resort yang berada di Kepulauan Bahama. Tak heran, hampir seluruh interiornya bertemakan lautan, terutama kamar bertipe suite yang berada di lantai bawah, Poseidon dan Neptunes. Dengan dinding kaca transparan dan pemandangan ikan-ikan laut yang hilir mudik, MDers akan merasa seolah-olah sedang berada di bawah laut.

Ambassador Lagoon
Tak hanya kamar-kamarnya, namun hampir seluruh bagian Hotel Atlantis juga bertemakan lautan. Ambassador Lagoon yang merupakan pusat dari hotel ini, menawarkan pemandangan lautan dengan lebih dari 250 spesies ikan. Bagian ini mengingatkan kita pada Seaworld di Jakarta, dengan tangki air raksasa dan lorong kaca yang menembusnya, hanya ukurannya yang jauh lebih besar.
Lost Chamber
 The Atlantis juga menawarkan wisata Aquaventure (petualangan dengan air) seperti bermain dengan lumba-lumba di Dolphin Bay, bersantai mengelilingi laut di Shark Attack, terjun bebas di Big Dipper, bermain air di water boom dengan seluncuran yang sangat memacu adrenalin atau menyesatkan diri di labirin yang terletak di bawah Ambassador Lagoon yang disebut Lost Chamber.
 
Interior hotel Atlantis


Atlantis di waktu malam
Tak tanggung-tanggung, saat peresmiannya pun, Hotel Atlantis memecahkan rekor Guiness Book sebagai pesta kembang api termahal di dunia dengan US$16 juta (144 milyar rupiah). Selama 15 menit pertunjukkan, total terdapat 100.000 kembang api di 716 lokasi yang diluncurkan atau setara dengan 7 kali pesta kembang api di Olimpiade Beijing tahun 2008 lalu. Tamu-tamu yang diundang pun tak kalah mentereng. Nama-nama seperti Chris Tucker, Mischa Barton, Lindsay Lohan, Wesley Snipes dan legenda basket NBA, Michael Jordan, adalah beberapa diantara tamu VIP yang hadir pada saat itu. Acara peresmian itu pun dimeriahkan oleh penampilan Kylie Minogue, diva asal Australia yang melakukan konser di wilayah Arab untuk pertama kalinya.
 
Kembang api ketika Grand Opening al Jameira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar