Jumat, 02 Desember 2011

Maladewa ( Maldives )

Sama seperti Indonesia, Maldives atau Maladewa adalah surga tropis yang terasa seperti sebuah dunia fantasi. Ratusan pulau-pulau yang subur, berjajar dengan pantai berpasir terputih, dan dikelilingi oleh birunya air laut Maladewa adalah negara terendah di dunia dengan 'titik tinggi terendah di dunia.




- Maladewa, atau resminya bernama Republik Maladewa, adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Hindia yang dibentuk oleh rantai ganda dari dua puluh enam atol yang membentang ke utara dan selatan. Ia berdiri di Laut Laccadive, 402 km (250 mil) selatan-barat India

- Rantai pulau pulau merupakan sebuah arxhipelago, yang sebenarnya adalah puncak dari pegunungan bawah laut yang luas di Samudra Hindia dan Laut Arab. Atol di Maladewa mencakup wilayah yang tersebar di sekitar 90.000 km persegi (34.750 mil persegi), menjadikannya salah satu negara yang paling tersebar di dunia dalam hal geografis

- total ada 1.192 pulau, dan hanya dua ratus pulau yang dihuni. Republik Maladewa beribukota dan kota terbesarnya adalah Malé, dengan populasi 103.693 (pada 2006)

Male

- Maladewa adalah negara Asia terkecil dalam hal penduduk dan luas lahan. Dengan ketinggian tanah sekitar 1,5 meter (4 ft 11 in) di atas permukaan laut, menjadikannya negara terendah di planet ini. Titik tertinggi di negara ini adalah 2,3 meter (7 kaki 7) diatas permukaan laut, Ini juga menjadikannya negara dengan titik tertinggi terendah di dunia.

- Samudera Hindia memiliki efek yang besar pada iklim negara dengan bertindak sebagai buffer panas, menyerap, menyimpan, dan perlahan-lahan melepaskan panas tropis. Suhu Maladewa berkisar antara 24 ° C (75 ° F) dan 33 ° C (91 ° F) sepanjang tahun. Meskipun kelembaban relatif tinggi, angin laut dingin yang konstan dingin membuat udara terus bergerak dan mengurangi panas.

- Dua musim mendominasi cuaca Maladewa ': musim kemarau terkait dengan muson timur laut dan musim hujan yang membawa angin kencang dan badai. Pergeseran dari muson barat daya ysng lembab ke muson timur laut yang kering terjadi selama April dan Mei

- Selama periode ini, angin timur laut berkontribusi pada pembentukan hujan timur laut, yang mencapai Maladewa pada awal Juni dan berlangsung sampai akhir Agustus. Namun, pola cuaca Maladewa tidak selalu sesuai dengan pola muson Asia Selatan

- Curah hujan tahunan rata-rata 2.540 milimeter (100 inci) di utara dan 3.810 milimeter (150 inci) di selatan

- Air di Maladewa adalah rumah bagi berbagai ekosistem, tetapi yang paling terkenal disana adalah berbagai terumbu karang berwarna-warni, yang menjadi rumah bagi sekitar 300 spesies ikan

 

- Maladewa adalah sebuah republik presidensial, dengan Presiden sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara. Presiden kepala eksekutif dan mengangkat kabinet yang disetujui oleh Majlis Rakyat (Parlemen)
- Setelah pengenalan konstitusi baru pada 2008, pemilihan langsung untuk Presiden berlangsung setiap lima tahun, dengan batas dari dua istilah dalam kantor untuk setiap individu. Presiden saat ini adalah Mohamed Nasheed

- Anggota Majlis unikameral melayani selama lima tahun, dengan jumlah anggota ditentukan oleh populasi atol. Pada pemilu 2009, 77 anggota terpilih. Sebelum 2008, Maladewa tidak memiliki konstitusi yang menjamin hak asasi manusia. Selama 30 tahun, dari tahun 1978 hingga 2008, Maumoon Abdul Gayoom adalah presiden negara ini.

- Pada April 2008, lebih dari 70.000 karyawan asing tinggal di negara ini dan jika ditambah dengan 33.000 imigran ilegal lainnya, maka jumlahnya adalah sepertiga lebih dari penduduk Maladewa. Mereka terutama terdiri dari orang-orang dari negara-negara tetangga Asia Selatan, seperti India, Sri Lanka, Bangladesh dan Nepal

- Islam adalah agama resmi di Maladewa. Praktek terbuka dari agama lain dilarang dan tindakan seperti itu dituntut secara hukum berdasarkan hukum negara

- Alam telah me-fragmentasi archipelago tersebut menjadi 1.190 pulau kecil yang menempati hanya satu persen dari 90.000 km2 wilayah tersebut. Hanya 185 pulau yang menjadi rumah bagi 300.000 penduduknya, sementara pulau-pulau lainnya digunakan sepenuhnya untuk tujuan ekonomi seperti pariwisata dan pertanian yang paling dominan

- Pariwisata menyumbang 28% dari PDB dan lebih dari 60% dari penerimaan asing. Lebih dari 90% dari pendapatan pemerintah berasal dari pajak bea masuk dan pajak yang terkait dengan pariwisata



GEMPA BUMI 2004 / TSUNAMI
- Pada tanggal 26 Desember 2004, setelah gempa bumi Samudra Hindia 2004, Maladewa hancur oleh tsunami. Hanya sembilan pulau dilaporkan telah lolos banjir sama sekali, sementara lima puluh tujuh pulau mengalami kerusakan cukup serius pada infrastruktur penting, empat belas pulau harus benar-benar dievakuasi, dan enam pulau hancur

- Sebanyak dua puluh satu resor terpaksa tutup karena kerusakan serius. Total kerusakan diperkirakan lebih dari 400 juta dolar AS, atau 62% dari PDB. Sebanyak 108 orang, termasuk enam warga asing, dilaporkan tewas dalam tsunami.

- Dampak merusak dari gelombang di pulau-pulau rendah itu dikarenakan kenyataan tidak adanya landas kontinen atau massa tanah yang tingginya diatas ketinggian gelombang. Gelombang tertinggi dilaporkan 14 kaki (4,3 m).

























Tidak ada komentar:

Posting Komentar