Ahmadinejad, seorang tokoh di dunia nyata yang berhasil membuat dunia terpesona dengan kebijakannya yang jauh dari kemewahan seorang pemimpin. Seberapa sederhanakah beliau ini?
Konon ketika beliau sudah menjabat sebagai walikota Teheran yang memiliki populasi lebih besar daripada Jakarta ia masih tampil dengan sepatu yang bolong-bolong. Ia menyapu jalanan Teheran dan bangga dengan itu. Sampai sekarang pun ia masih tampil dengan kemeja lengan panjang sederhana sehingga jika kita tidak mengenalnya dan bertemu dengannya kita tidak akan pernah mengira bahwa beliau adalah seorang presiden. Ya presiden dari sebuah negara besar.
Sebelum menjabat sebagai presiden Iran beliau adalah walikota Teheran, periode 2003-2005. Teheran, ibukota Iran, kota dengan sejuta paradoks, memiliki populasi hampir dua kali lipat dari Jakarta, yaitu sebesar 16 juta penduduk. Untuk bisa menjadi walikota dari ibukota negara tentu sudah merupakan prestasi tersendiri mengingat betapa Iran adalah negara yang dikuasai oleh para mullah.
Ia bukanlah ulama bersorban, tokoh revolusi, dan karir birokrasinya kurang dari 10 tahun. Beliau tinggal di gang buntu, maniak bola, tak punya sofa di rumahnya, dan kemana-mana dengan mobil Peugeot tahun 1977. Penampilannya sendiri jauh dari menarik untuk dijadikan gosip, apalagi jadi selebriti. Rambutnya kusam seperti tidak pernah merasakan sampo dan sepatunya itu-itu terus, bolong disana-sini, mirip alas kaki tukang sapu jalanan di belantara Jakarta.
Nah! Kira-kira dengan modal dan penampilan begini apakah ia memiliki kemungkinan untuk menjabat sebagai walikota Depok saja, umpamanya? Dalam tempo setahun pertanyaan tentang kemampuannya memimpin terjawab.
Warga Teheran menemukan bahwa walikotanya sebagai pejabat yang bisa dibanggakan. Tanpa merasa risih beliau bisa menyapu sendiri jalan-jalan kota, gatal tangannya jika ada selokan yang mampet dan turun tangan untuk membersihkannya sendiri, menyetir sendiri mobilnya ke kantor dan bekerja hingga dini hari sekedar untuk memastikan bahwa Teheran dapat mejadi lebih nyaman untuk ditinggali. “Saya bangga bisa menyapu jalanan di Teheran.” Katanya tanpa berusaha untuk tampil sok sederhana.
Di belahan dunia lain sosoknya mungkin dapat dijadikan reality show atau bahkan aliran kepercayaan baru. Sejak hari pertama menjabat ia langsung mengadakan kebijakan yang bersifat tidak populer seperti memisahkan lift bagi laki-laki dan perempuan (ini tentu menarik hati para wanita di Teheran), menggandakan pinjaman lunak bagi pasangan muda yang hendak menikah dari 6 juta rial menjadi 12 juta rial, pembagian sup gratis bagi orang miskin setiap pekan, dan menjadikan rumah dinas walikota sebagai museum publik! Ia sendiri memilih tinggal di rumah pribadinya di kawasan Narmak yang miskin yang hanya berukuran luas 170 m persegi.
Ia bahkan melarang pemberian sajian pisang bagi tamu walikota mengingat pisang merupakan
buah yang sangat mahal dan bisa berharga 6000 rupiah per bijinya. Ia juga menunjukkan dirinya sebagai pekerja keras yang sengaja memperpanjang jam kerjanya dari pagi hingga menjelang maghrib agar dapat menerima warga kota yang ingin mengadu.
Namun salah satu keberhasilannya yang dirasakan oleh warga kota Teheran adalah spesialisasinya sebagai seorang doktor dibidang manajemen transportasi dan lalu lintas perkotaan. Sekedar untuk diketahui, kemacetan kota Teheran begitu parahnya sehingga saya pernah dikirimi salah satu foto lelucon dari berbagai belahan dunia dengan judul “Only in _Equot; . salah satunya dari Teheran dengan judul “Only in Teheran” dengan foto kemacetan lalu lintasnya yang bisa bikin penduduk Jakarta menertawakan kemacetan lalu lintas di kotanya.
Mengagumkan, secara dramatis ia berhasil menekan tingkat kemacetan di Teheran dengan sebuah manuver tajam. Dicopotnya lampu-lampu di perempatan jalan besar dan mengubahnya menjadi jalur putar balik yang sangat efektif.
Setelah menjabat dua tahun sebagai walikota Teheran ia masuk dalam finalis pemilihan walikota terbaik dunia World Mayor 2005 dari 550 walikota yang masuk nominasi. Hanya sembilan yang dari Asia, termasuk Ahmadinejad.
Tapi itu baru awal cerita. Pada tanggal 24 Juni 2005 ia menjadi bahan pembicaraan seluruh dunia karena berhasil menjadi presiden Iran setelah mengkanvaskan ulama-cum-mlliter Ali Hashemi Rafsanjani dalam pemilihan umum. Bagaimana mungkin padahal pada awal kampanye namanya bahkan tidak masuk hitungan karena yang maju adalah para tokoh yang memiliki hampir segalanya dibandingkan dengannya?
Dalam jajak pendapat awal kampanye dari delapan calon presiden yang bersaing, Ali Akbar Hasyemi Rafsanjani, Ali Larijani, Ahmadinejad, Mehdi Karrubi, Mohammed Bhager Galibaf,
Mohsen Meharalizadeh, Mohsen Rezai, dan Mostafa Min, popularitas Ahmadinejad paling buncit.
Pada masa kampanye, ketika para kontestan mengorek sakunya dalam-dalam untuk menarik perhatian massa, Ahmadinejad bahkan tidak sanggup untuk mencetak foto-foto dan atributnya sebagai calon presiden. Sebagai walikota ia menyumbangkan semua gajinya dan hidup dengan gajinya sebagai dosen. Ia tidak mampu untuk mengeluarkan uang sepeser pun untuk kampanye! Sebaliknya ia justru menghantam para calon presiden yang menggunakan dana ratusan milyar untuk berkampanye atau yang bagi-bagi uang untuk menarik simpati rakyat.
Pada pemilu putaran pertama keanehan terjadi, Nama Ahmadinejad menyodok ke tempat ketiga. Di atasnya dua dedengkot politik yang jauh lebih senior di atasnya, Akbar Hashemi Rafsanjani dan Mahdi Karrubi. Rafsanjani tetap menjadi favorit untuk memenangi pemilu ini mengingat reputasi dan tangguhnya mesin politiknya.
Tapi rakyat Iran yang cenderung cerdas dan memiliki kesadaran punya rencana dan harapan lain, Ahmadinejad memenangi pemilu dengan 61 % sedangkan Rafsanjani hanya 35%. Logika real politik dibikin jungkir balik olehnya. Dan bukan tidak mungkin jika ada campur tangan Allah swt didalamnya.
Ahmadinejad memang penuh dengan kontroversi. Ia presiden yang tidak berasal dari mullah yang selama puluhan tahun telah mendominasi hampir semua pos kekuasaan di Iran, status quo yang sangat dominan. Ia juga bukan berasal dari elit yang dekat dengan kekuasaan, tidak memiliki track-record sebagai politisi, dan hanya memiliki modal asketisme, yang untuk standar Iran pun sudah menyolok.
Ia seorang revolusioner sejati sebagaimana halnya dengan Imam Khomeini dengan kedahsyatan aura yang berbeda. Jika Imam Khomeini tampil mistis dan sufistis, Ahmadinejad justru tampil sangat merakyat, mudah dijangkau siapapun, mudah dipahami dan diteladani. Ia adalah sosok Khomeini yang jauh lebih mudah untuk dipahami dan diteladani. Ia adalah figur idola dalam kehidupan nyata.
Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet sederhana biasa yang mudah dibersihkan.
Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan sederhana biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.
Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.
Langkah pertamanya saat menjadi presiden adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.
Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimiliki seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas sederhana yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.
Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sudah dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri menterinya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya menjadi suatu acara sederhana yang biasa saja.
Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.
Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet sederhana biasa saja.
Baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. sebegitu sederhana kah Sang Presiden di Negara kaya minyak Iran?
Seorang ‘satria piningit’ yang mewujud dalam sosok nyata.Sebagaimana mentornya, ia tidak terpengaruh oleh kekuasaan. Kekuasaan seolah tidak menyentuh karakter-karakter terdalamnya. Ia seolah memiliki ‘kepribadian ganda’, di satu sisi ia bisa bertarung keras untuk merebut dan mengelola kekuasaan, dan di sisi lain ia bertarung sama kerasnya menolak segenap pengaruh kekuasaan agar tidak mempengaruhi batinnya.
Tidak bisa tidak, dengan karakter yang demikian kompleks itu seorang revolusioner macam Ahmadinejad memang ditakdirkan untuk membuat banyak kejutan dan drama pada dunia. Ia memangkas semua biaya dan fasilitas kedinasan yang tidak sinkron terutama dengan urusan pribadi.
Dalam pandangannya, untuk mewujudkan negara yang maju dan sejahtera, pejabat negara haruslah memiliki standar hidup yang sama dengan rakyat kebanyakan., mencerminkan kehidupan nyata dari masyarakatnya, dan tidak hidup di menara gading.
Ia menetapkan PPN baru bagi orang-orang kaya dan mengunakan dananya untuk membangun perumahan bagi rakyat miskin. Ia membawa ‘uang minyak ke piring-piring orang miskin’ dengan mengalokasikan 1,3 milyar dollar untuk program bantuan bagi kalangan muda untuk menikah, memulai usaha baru, dan membeli rumah.
Meski mengagumi Imam Khomeini dan hidup asketis tidak berarti ia konservatif. Ia bahkan tampil moderat. Meski telah terpilih menjadi presiden ia sama sekali tidak mengubah penampilannya. Ia tetap tampil bersahaja dan jauh dari pamor kepresidenan. Pada salah satu acara dengan kalangan mahasiswa salah satu peserta menanyakan penampilannya yang tidak menunjukkan tampang presiden tersebut.
Dengan lugas ia menjawab,:”Tapi saya punya tampang pelayan. Dan saya hanya ingin menjadi pelayan rakyat.”
Saya menganjurkan setiap orang untuk membeli buku biografinya dan membacanya sendiri dan menikmatinya sebagaimana saya menikmatinya. Belikan satu buku untuk anak Anda dan biarkan ia mengenal satu tokoh besar dunia yang masih hidup dan mudah-mudahan kelak dapat mengikuti jejaknya. Saya hanya ingin menutup tulisan ini dengan pendapatnya mengapa ia bersikeras agar Iran memiliki teknologi nuklir. Katanya,:
”Jika nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya mengapa kalian sebagai negara adikuasa boleh memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini baik untuk kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?” Suatu argumen sederhana yang bahkan tidak mampu dijawab oleh negara-negara Barat. Itu sebabnya Bush tidak bersedia bahkan terlihat gentar meladeninya dalam suatu tantangan debat di PBB.
Uinvest
Kamis, 01 Desember 2011
Piramida Kuno di Dasar Laut Jepang
Selama ini, orang menganggap piramida hanya terdapat di Mesir. Padahal di berbagai wilayah lainnya di dunia juga secara berturut-turut telah ditemukan piramida zaman prasejarah. Seperti misalnya peradaban bangsa Maya di Amerika Selatan, peradaban bangsa Yunani di Eropa, wilayah Asia dan lain-lain, telah ditemukan piramida yang bentuk dan besar kecilnya tidak sama.
Sejumlah piramida dan bangunan batu raksasa ditemukan di dasar laut lepas pantai Jepang. Peradaban maju itu tidak ada hubungannya dengan peradaban Jepang sekarang ini.
Sejak tahun 1950-an, di berbagai wilayah Jepang secara berturut-turut telah ditemukan peninggalan piramida dalam jumlah besar dan bangunan batu raksasa, dari masa sejarah yang sangat lama, di antaranya beberapa piramida karena permukaannya tertutup oleh debu dan tanah, serta dipenuhi dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan, bagian luar tampak seperti sebuah gunung yang tinggi. Orang Jepang Jiujing Shengjun bahkan menemukan adanya hubungan tertentu antara bangsa Jepang dengan bangsa Yahudi pada zaman dahulu.
Tidak hanya demikian, pada tahun-tahun terakhir ini di dasar laut lepas pantai Jepang telah ditemukan banyak sekali peninggalan peradaban zaman purbakala. Sejak Maret 1995, penyelam menemukan 8 tempat peninggalan yang tersebar di sekitar Hiroshima hingga lautan Pulau Yonaguni.
Tempat peninggalan pertama adalah sebuah konstruksi persegi empat yang sangat menarik, namun tidak begitu jelas dan ditutupi oleh karang sehingga bagian buatan manusianya tidak bisa dipastikan. Setelah itu, seorang atlet penyelam di musim panas tahun 1996 di luar dugaan menemukan sebuah teras beruncing raksasa di kedalaman 40 kaki di bawah permukaan laut Oklahoma Selatan, dipastikan merupakan hasil buatan manusia.
Dan melalui pencarian lebih lanjut, tim penyelam lainnya menemukan lagi sebuah monumen lain dan lebih banyak lagi bangunan buatan manusia. Mereka mendapati jalan yang panjang dan luas, tangga dan pintu lengkung yang tinggi dan megah, serta batu raksasa yang dipotong dengan sempurna. Semua ini dipersatukan selaras dengan gaya bangunan berbentuk garis lurus yang belum pernah ditemukan
sebelumnya. Dalam beberapa bulan selanjutnya, kalangan arkeologi Jepang ikut serta dalam penggalian yang membangkitkan semangat ini. Tidak lama kemudian, mereka menemukan lagi sebuah konstruksi yang berbentuk piramida yang sangat besar di kedalaman 100 kaki di bawah permukaan laut tidak jauh dari pegunungan Sinaguni yang berjarak 300 mil dari Hiroshima.
Benda raksasa ini terletak di sebuah kawasan luas yang kelihatannya digunakan untuk penyelenggaraan upacara, pada kedua sisinya terdapat pintu menara raksasa, bangunan ini panjang 240 kaki, lebar 600 kaki, dan tinggi 90 kaki, dan sejarahnya dapat dilacak kembali minimal 8.000 tahun SM. Oleh karena visibilitas normal adalah 100 kaki di bawah permukaan laut, maka tingkat kejernihan pandang peninggalan ini cukup untuk pengambilan foto dan rekaman video. Gambar-gambar tersebut muncul dalam berita utama di koran-koran Jepang melebihi satu tahun lamanya, arkeolog berpendapat, bahwa ini mungkin adalah sebuah bukti awal adanya peradaban zaman batu yang masih belum diketahui orang.
Ahli geologi, Profesor Masaki Kimura dari Universitas Hiroshima, yang pertama-tama mengadakan penelitian ini dan mengambil kesimpulan bahwa bangunan yang mempunyai lima tingkat konstruksi ini adalah buatan manusia. Dia mengatakan:“Bahwa bangunan ini bukan benda hasil alamiah.
Jika hasil alamiah, seharusnya pecahan yang terbentuk melalui korosi bertumpuk di atasnya, namun tidak ditemukan pecahan batu seperti ini.” Dia menambahkan, “bahwa sekeliling bangunan terdapat suatu yang mirip jalanan, dan ini semakin membuktikan bahwa ia adalah buatan manusia.
Profesor ilmu geologi Universitas Boston Robert Sketche menyelam dan memeriksa bangunan tersebut. Dia mengatakan, “Jika diamati, bangunan itu seperti serentetan tangga raksasa, setiap tangga tingginya kurang lebih 1 meter. Esensial penampang bangunannya mirip dengan piramida model tangga. Ini merupakan sebuah struktur yang sangat menarik.
Pengikisan air yang alami ditambah lagi dengan proses perpecahan batu berkemungkinan menghasilkan struktur seperti ini, namun kami masih belum menemukan proses yang bagaimana dapat menghasilkan penampang tangga yang begitu tajam.”
Bukti selanjutnya yang dapat membuktikan bahwa bangunan tersebut adalah buatan manusia adalah beberapa tumpukan kecil dari batu yang ditemukan di sekitarnya. Mirip dengan bangunan utama, piramida-piramida mini ini dibentuk dari batu hampar berbentuk tangga yang disatukan, lebarnya 10 meter dan tinggi 2 meter. Profesor Kimura berpendapat, bahwa masih terlalu pagi jika ingin mengetahui siapa yang telah membuat monumen tersebut atau apa tujuannya. Dia mengatakan,“Bangunan ini mungkin adalah sebuah istana dewa dari agama zaman dahulu, digunakan untuk memuja-muji dewa tertentu, sama seperti penduduk Hiroshima yang percaya pada dewa Nirai-Kanai yang dapat mendatangkan kesejahteraan dari laut kepada mereka.
Oleh karena berdasarkan catatan, 10 ribu tahun lampau tidak ada manusia yang mampu membuat monumen seperti ini, maka ini mungkin adalah sebuah bukti peradaban manusia yang tidak diketahui orang.”
“Hanya manusia yang memiliki teknologi tingkat tinggi baru mampu menyelesaikan proyek seperti ini, dan sangat mungkin berasal dari daratan Asia yang mengandung peradaban manusia paling kuno. Bangunan yang demikian raksasa harus menggunakan mesin tertentu baru dapat menyelesaikannya,” lanjut Profesor Kimura. Masa peradaban Jepang sekarang ini berawal dari zaman batu baru sekitar tahun 9000 SM. Penghidupan orang-orang pada zaman itu adalah berburu dan mengumpulkan makanan. Tidak mungkin ada teknologi maju untuk membuat bangunan seperti piramida raksasa tersebut.
Dapat disimpulkan bahwa sebelum peradaban Jepang kali ini, di kawasan Jepang ini, pernah ada peradaban manusia yang sangat maju, dan ia dengan bangsa Jepang sekarang tidak mempunyai hubungan apa pun.
Source: www.kaskus.us
Artifak-Artifak & Fosil-Fosil Mahluk Misterius
Pada tahun 1984 ditemukan lebih dari 300 artefak oleh sekelompok kecil prospectors emas yang dipimpin oleh insinyur Dr Elias Sotomayor dalam sebuah terowongan bawah tanah di hutan-pegunungan di La Mana, Ekuador. Usia akurat dari artefak ini, tidak mungkin ditentukan dengan metode terkini, karena teknik thermoluminescence tidak bisa diandalkan terhadap paparan sinar matahari sejak penemuan mereka.
Teknologi lithic dan geometri yang disajikan dalam artefak tidak sesuai dalam konteks budaya dengan yang dikenal dari daerah dimana artefak ditemukan. Ini menunjukkan bahwa usia artefak mungkin lebih tua daripada kebudayaan yang diketahui di daerah tersebut.
Simbolisme yang disajikan dalam bentuk, desain hias dan script pada artefak La Mana paling dekat berhubungan dengan orang-orang dari budaya Sansekerta yang dikenal berada di Asia tenggara. Script ini konsisten dengan bentuk logographic bahasa Sansekerta, bahasa ibu dari Maya dan Mesir glyph berasal.
Analisis geometrik yang diberikan di sini menunjukkan bahwa La Mana artefak mengkodekan informasi tentang resonansi sifat-sifat fraktal mineral kalsit dan menginformasikan fungsi desain piramida Giza Orion, Mesir - serta produksi air elektrum.
Batu ini adalah peta dunia atau globe yang ditemukan pada tahun 1984 ketika penggalian emas di Ekuador dalam suatu sistem terowongan bawah tanah dengan 350 artefak lain yang tidak satupun benar-benar cocok dengan budaya bangsa-bangsa yang diketahui pernah ada di amerika selatan.
Pada peta batu ini ada garis kuarsa berwarna putih. Salah satu sisi batu peta dunia, ada pahatan mirip mata yang terletak kira-kira di Timur tengah, dekat Arab Saudi. Dari mata ini mengikuti garis kuarsa kekanan melintasi utara India, Thailand. Dan juga terdapat sebuah pulau yang panjang di sisi kanan. Penelitian Profesor Kimura membuatnya berkesimpulan bahwa dari pulau paling utara Jepang sampai jauh ke bawah setelah Taiwan, pernah ada sebuah benua yang besar ... tapi klo begitu ini peta dunia harus lebih tua dari setidaknya 10 - untuk-12.000 tahun.
Diatas adalah foto close-up dan dengan mudah dapat dilihat Teluk Guayaquil. Garis pahatan yang keatas dan garis melingkar menunjukkan tempat dimana artefak ini ditemukan.
Salah satu artefak yang paling menarik yang ditemukan di tempat yang sama di Ekuador adalah Piramida yang disebut dengan Eye. Mata tertatah. Batu berwarna abu-abu dan putih dan memiliki tiga belas step. Ini terlihat persis seperti Piramida pada uang dollar amerika.
Jika Anda menempatkan piramida ini didalam gelap, mata akan bersinar sangat kuat dan terlihat benar-benar seperti mata, tapi tidak benar-benar seperti mata manusia.
Di bawah piramida ini, terdapat tatahan emas kecil yang menunjukkan konstelasi bintang Orion, dan tulisan. Terjemahan dari Profesor Kurt Schildmann, Presiden dari Asosiasi Linguistik Jerman yang menguasai lebih dari empat puluh bahasa ... ia mampu menerjemahkan tulisan ini. Dia menyebutnya pra-Sansekerta karena lebih tua dari tulisan tertua. Terjemahan dari empat huruf yang terlihat dibawah adalah: "Anak pencipta datang."
Tulisan yang sama pernah ditemukan pada beberapa batu di beberapa negara negara seperti Ekuador, Kolombia, Illinois (Amerika Serikat); Glozel, Perancis, Malta di Mediterania, Turkmenistan, Australia, dan di Selatan Calabria, Yang di Italia ditemukan hanya beberapa tahun lalu. sepertinya di penjuru dunia Selalu ada batu dan keramik - terakota - dengan tulisan yang sama.
Ini berarti bahwa pernah ada sebuah peradaban global yang lebih tua dari bahasa Sansekerta, lebih tua dari 6.000 tahun. Profesor Schildmann juga mengatakan bahwa tulisan ini memiliki sedikit kemiripan penulisan dengan Indus dan juga untuk tulisan Pulau Paskah. tapi tulisan ini adalah lebih tua dari bahasa Sansekerta, atau Pre-Sansekerta.

Pada foto batu disebelah, dapat terlihat di atas dua mata dan kemudian Anda melihat tangan kanan memegang piramida dan meletakkan tangan kiri di atas piramida. Itu berarti menunjukkan cara menggunakan Piramida ini dengan Eye

Pada batu ini Anda dapat melihat pahatan orang duduk, memegang sebuah batu piramida persis seperti itu ditampilkan pada artefak sebelum. Dari matanya keluar sinar dan di sisi kanan terlihat dua orang membungkuk. pada kepalanya terdapat sesuatu seperti helm kecil dan dari helm ini terhubung dengan sesuatu seperti antena yang mengarah ke objek aneh di atasnya.
Dan Ini adalah helm yang juga ditemukan. belum diketahui jenis logam yang digunakan, tetapi dapat dilihat di pusat helm bahwa ada sesuatu yang hilang dan mungkin adalah antena seperti yang ditampilkan pada artefak sebelum. .
Temuan lain yang sangat aneh dari tempat yang sama adalah satu cangkir batu giok besar dan dua belas cangkir giok kecil. Dua belas cangkir adalah buatan manusia, dan masing-masing sedikit berbeda dalam ukuran, jika cangkir cangkir kecil itu diisi dengan air sehingga penuh dan air dalam dua belas cangkir kecil ini lalu dituangkan ke dalam cangkir besar, cangkir besar terisi persis penuh.
Hal aneh berikutnya adalah bahwa terlihat pada nomor cangkir kecil yang tampak seperti angka-angka Maya, tetapi jika benar-benar dibandingkan dengan angka Maya, maka akan terlihat bahwa ada beberapa perbedaan kecil.
Dan pada cangkir besar Anda dapat melihat konstelasi bintang orion yang tertatah sempurna. Dan di dalam cangkir besar itu sangat, sangat magnetik sedangkan di luar cangkir hampir tidak ada. Ahli geologi mengatakan ini seharusnya tidak mungkin karena jika sebuah batu memiliki partikel logam di dalam batu, maka di kedua sisinya haruslah sama magnetiknya. Disebelah ini adalah close-up dari cangkir besar dan dapat dilihat tatahan sempurna dari konstelasi bintang dan mereka bersinar sangat terang jika diletakkan dalam gelap
Artefak lain, piring giok dengan tatahan konstelasi bintang yang sama seperti pada cangkir besar dan dua orang menghadap langit. Artefak ini juga berpendar dalam gelap.
Foto dibawah Ini adalah dua sisi dari sebuah batu. terlihat sebuah spiral dan segitiga. Pusat segitiga sangat magnetik, juga bersinar alam gelap.
Di bawa Ini adalah foto batu piramida yang ditemukan juga di Ekuador. Di atas terlihat piramida dengan mata dan dibawahnya ada beberapa spiral dan simbol. Beberapa dari mereka sangat mirip dengan piring Naacal Churchward, yang ditemukan pada tahun 1880 di India dan terjemahannya berbicara tentang benua cekung Mu.
Masih banyak lagi artefak artefak yang ditemukan di Equador ini. selain itu, banyak juga situs dan artefak misterius tersebar di beberapa negara seperti Puma Pumku di Bolivia, juga beberapa artefak aneh dari Colombia juga Guinea Afrika barat. Semuanya menggiring kita pada pertanyaan apakah jauh dimasa lampau telah ada teknologi maju? Dan bangsa apakah yang menguasai dunia saat itu?
Kota Kota Gua di Dunia
Tempat tinggal gua telah ditemukan di banyak wilayah di dunia. Selain digunakan sebagai tempat tinggal, Gua juga dipakai sebagai tempat ibadah dan biasanya dikombinasikan dengan struktur permukaan. Setelah kota-kota gua sudah tidak lagi dihuni, struktur permukaannya runtuh dan hanya guanya saja yang tersisa. Namun Tidak semua tempat tinggal gua telah ditinggalkan. Di daerah tertentu di bagian utara Cina, tempat tinggal gua masih dipakai umum sebagai rumah sebanyak lebih dari 40 juta orang.
Joke dari penulis: "Patung ini selamat karena ketika taliban membom patung budha berdiri, patung ini tiarap ... hehehe"
Guyaju
Sering disebut sebagai labirin terbesar Cina, Guyaju adalah sebuah rumah gua kuno yang terletak sekitar 92 kilometer (57 mil) dari Beijing. Tidak ada catatan mengenai rumah kuno ini yang pernah ditemukan, sehingga tidak ada yang tahu asal sejarahnya. Rumah ini dipahatkan ke tebing terjal menghadap Kota Zhangshanying. Rumah ini terdiri lebih dari 110 kamar batu, dan merupakan tempat tinggal gua terbesar yang pernah ditemukan di Cina.Matmata
Matmata adalah sebuah desa kecil di selatan Tunisia. Beberapa penduduk Berber lokal tinggal di tempat tinggal bawah tanah tradisional "troglodyte". Tempat tinggal gua ini diciptakan dengan menggali lubang besar di tanah. Di sekeliling lubang kemudian digali untuk digunakan sebagai kamar. Foto diatas adalah rumah yang menjadi terkenal karena dijadikan sebagai lokasi rumah Luke Skywalker beserta bibi dan pamannya, Lars. Sebenarnya ini adalah Hotel Sidi Driss dan sampai sekarang menjadi salah satu tempat yang wajib di kunjungi di Matmata untuk setiap penggemar fanatik Star Wars ..Bamiyan
Bamiyan di Afghanistan tengah terkenal karena dua patung Buddha raksasa berdiri tertinggi di dunia terukir di sisi tebing yang dibuat pada abad ke-6. Patung-patung ini dihancurkan oleh Taliban pada Maret 2001, dengan alasanr bahwa patung patung ini merupakan penghinaan terhadap Islam. Tempat tinggal gua di kaki patung, yang pada satu waktu adalah tempat bagi ribuan biarawan, digunakan oleh Taliban untuk menyimpan senjata. Setelah Taliban terusir dari wilayah ini, warga sipil membuat rumah mereka di gua-gua. Banyak gua-gua memiliki sisa-sisa lukisan yang di cat didinding (Fresco). Pada tahun 2008 sebuah patung raksasa lainnya yaitu patung Buddha berbaring dengan panjang 19 meter (62 kaki) ditemukan di dekat reruntuhan Buddha Bamiyan.Joke dari penulis: "Patung ini selamat karena ketika taliban membom patung budha berdiri, patung ini tiarap ... hehehe"
Sassi di Matera
Sassi di Matera ("batu Matera") adalah tempat tinggal gua terletak di kota tua di selatan Matera Italia. Gua gua Sassi berasal dari pemukiman prasejarah, dan termasuk salah satu pemukiman manusia pertama di Italia. Banyak rumah-rumah yang dibuat dengan menggali ke dalam batuan tufa, dan memang rumah rumah ini sebenarnya adalah gua, dan jalan-jalan di beberapa bagian dari Sassi sering terletak di atap rumah lain. Pada tahun 1950, pemerintah merelokasi paksa sebagian besar penduduk Sassi ke daerah-daerah kota berkembang modern . Namun, beberapa orang tetap tinggal di Sassi sama seperti nenek moyang mereka 9.000 tahun yang lalu.Mesa Verde
Mesa Verde, Colorado di barat daya, adalah rumah tebing terkenal tempat tinggal orang Anasazi kuno. Situs Ini mungkin adalah situs arkeologi budaya asli Amerika di Amerika Serikat yang paling awet secara signifikan. Pada abad 12, Anasazi mulai membangun rumah di gua-gua yang dangkal dan di bawah batu bergantung di sepanjang dinding ngarai. Beberapa dari rumah-rumah ini besarnya sebesar 150 kamar. Yang paling terkenal adalah Cliff Palace dan Spruce Tree House. Pada tahun1300an, semua Anasazi telah meninggalkan daerah Mesa Verde, namun reruntuhan tetap ada dan hampir sempurna terawetkan. Alasan kepergian suku anasazi secara tiba-tiba sampai sekarang tetap tidak terjelaskan. Teori yang ada berkisar dari kegagalan panen karena kekeringan sampai datangnya suku-suku asing dari Utara.Tebing Bandiagara
Bandiagara Escarpment adalah tebing batu di desa Dogon, Mali yang tingginya mencapai hampir 500 meter (1.640 kaki) dari tanah datar berpasir yang lebih rendah di bawahnya. Tebing-tebing inig dihiasi dengan rumah gua kuno Suku Tellem. Sukug ini diukir gua mereka ke tebing tebing sehingga mereka yang mati bisa dikubur di tempat tinggi jauh di atas jangkauan banjir bandang yang umum di daerah tersebut. Mereka membangun puluhan desa di sepanjang tebing di atas gua. Pada abad ke-14, suku Dogon mengusir suku Tellem dan sampai saat ini suku dogon tetap mendiami daerah ini.Vardzia
Terletak di selatan Georgia, Vardzia adalah biara dan kota gua abad ke-12 yang dibangun dengan membuat gua gua di sebuah bukit. Kota Ini sekarang menjadi salah satu pemandangan paling spektakuler di negara ini, setelah bukit mengalami longsor dan membuat gua gua ini terekspos ke luar. Tempat tinggal gua yang dibangun pada masa pemerintahan Ratu Tamar ini, dimaksudkan sebagai perlindungan dari Mongol. Kota gua ini terdiri dari 600 apartemen dan 13 lantai. Di dalam Kota gua ini terdapat gereja, ruang tahta, dan sistem pengairan penyiraman lahan pertanian bertingkat. Akses ke kota gua ini sebelum longsor, melalui beberapa terowongan tersembunyi dengan baik di dekat sungai Mtkvari. Vardzia Hari ini dikelola oleh sekelompok kecil pendeta dan dapat dikunjungi oleh wisatawan.Kandovan
Uçhisar
Terletak di Iran, sebelah timur Timur Provinsi Azerbaijan, Kandovan adalah sebuah desa abad ketiga belas yang misterius. Banyak rumah di Kandovan dibuat di gua-gua yang terletak di bukit batu yang berbentuk kerucut, yang secara alami terbentuk dari formasi abu vulkanik terkompresi yang membuat tampilan lanskap seperti koloni rayap raksasa. Sebagian besar rumah-rumah gua ini berlantai dua sampai empat lantai tingginya. Rumah rumah gua yang berlantai empat, lantai dasarnya digunakan sebagai penampungan hewan, dua lantai selanjutnya digunakan sebagai tempat tinggal, dan lantai atas digunakan untuk penyimpanan makana/gudang. Bahan mengeras secara alami dari bangunan ini menjadi sebuah insulator yang efisien sehingga gua tetap dingin di musim panas dan hangat di musim dingin.
Ortahisar
Ortahisar berarti "benteng tengah" dan seperti namanya, adalah pusat di antara kota-kota cappadocia Goreme di pusat Turki. Struktur yang paling menonjol adalah kastil Ortahisar terletak di gua setinggi 86 meter (282 kaki). Kastil/Puri telah digunakan secara strategikal dan untuk akomodasi. bangunan Puri sebagian hancur dan mengungkapkan beberapa interiornya. Hari ini telah dipulihkan dan puncaknya dapat diakses dengan tangga.
Uçhisar
Satu lagi dari Cappadocia, yaitu Uchisar yang terletak di titik tertinggi di daerah yang hanya 7km dari Nevşehir. Benteng batu Uchisar dapat dilihat dari jauh sampai ber mil mil. Tempat tinggal gua di dalam batu ini banyak digunakan dan menjadi daerah yang paling penduduknya. Namun, karena kemungkinan ancaman bahaya erosi menjadi lebih besar, penduduk disana kemudian banyak yang pindah. Penduduk terakhir meninggalkan Uchisar pada tahun 1950. Bagian atas benteng menyediakan panorama Indah dari daerah sekitarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)




























