Ada seorang ibu tua memiliki 2 buah tempayan yg digunakan oleh anaknya nya utk mencari air, yg dipikul di pundak dgn menggunakan sebatang bambu.
Salah satu dr tempayan itu retak, sedangkan yg satunya tanpa cela & selalu memuat air hingga penuh.
Setibanya di rumah setelah menempuh perjalanan panjang dr sungai, air di tempayan yg retak tinggal separuh.
Selama 2 thn hal ini berlangsung setiap hr, dimana air yang terbawa pulang hanya satu setengah tempayan saja.
Tentunya si anak merasa kalau tempayan nya bagus semua maka dia akan lebih banyak membawa air pulang kerumah
Maka dengan terpaksa dia berbicara kepada ibunya bahwa ia akan membuang tempayan yg retak itu dan akan berusaha menggantinya dengan tempayan utuh yg baru , si ibu keberatan mengingat keuangan mereka karena harga tempayan baru cukup mahal .
Si anak mengeluh dan merasa malu hanya bisa membawa 1,5 tempayan saja setiap kali ke sungai mengambil air , berbeda dg rekan2 nya yg lain bisa membawa air 2 tempayan utuh kerumah.
Setelah 2 thn yg dianggapnya sbg kegagalan, akhirnya dia berkata kpd ibu nya . "Aku malu, sebab air selalu bocor melalui bagian tempayan yg retak di sepanjang jalan menuju ke rumah."
Ibu itu tersenyum, lalu dengan bijak dia berkata :
"Tidakkah kau lihat bunga beraneka warna di jalur yg kau lalui itu anakku , namun tidak ada di jalur yg dilalui teman2 mu ? Aku sdh tahu kekurangan itu , jd aku menabur benih bunga di jalurmu & setiap hr dlm perjalanan plg kau telah menyirami benih-benih itu. Selama 2 thn aku bs memetik bunga-bunga cantik utk menghias meja. Kalau kau tdk spt itu, maka rmh ini tdk seasri seperti ini sebab tdk ada bunga."
Demikian juga dgn hidup kita , kita semua tentu nya mempunyai kekurangan masing², Namun “Keretakan & Kekurangan “ hal-hal spt itulah yg kalau kita bisa mengambil hikmahnya maka akan menjadikan hidup kita menjadi menyenangkan & memuaskan.
Kita hrs menerima setiap org apa adanya & mencari apa yg terbaik yang ada dlm diri mereka.
Jgn lupa mencium wanginya bunga2 di jalur kalian & hargai lah kekurangan kita dan kekurangan mereka .
Luangkanlah waktu utk mengirimkan pesan ini kpd semua orang yg anda kenal, agar kita bisa selalu bersyukur didalam ketidak sempurnaan yg ada dalam diri kita, bersyukurlah selalu dengan apa yg kita punya.
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 19 November 2011
Sabtu, 12 November 2011
Konsep bahagia
Bagi orang miskin, uang itulah kebahagiaan.
Bagi orang sakit, kesehatan itulah kebahagiaan
Bagi pemuda lajang, pasangan hidup itulah kebahagiaan
Bagi mahasiswa gelar, sarjana itulah kebahagiaan
Bagi penganggur pekerjaan, itulah kebahagiaan
... Bagi yang kebanyakan pekerja, liburan itulah kebahagiaan
Bagi orang tua, anak berbakti itulah kebahagiaan
Bagi orang lumpuh, berjalan itulah kebahagiaan
Bagi orang buta, melihat itulah kebahagiaan
Bagi pemabok, alkohol itulah kebahagiaan
Bagi ibu-ibu kaya, shopping itulah kebahagiaan
Bagi politikus, jabatan dan kuasa itulah kebahagiaan
Bagi selebritis, popularitas itulah kebahagiaan
Semua orang punya definisi kebahagiaan
Namun sedikit sekali yang mengatakan hidup dalam kasih dan rasa syukur itulah kebahagiaan!
Kebahagiaan-kebahagiaan di atas sebenarnya bukanlah kebahagiaan,
Lebih tepat adalah kesenangan,
Kepuasan dan kegembiraan yang singkat dan sementara.
Kebahagiaan sejati hanya ada dalam kasih dan rasa syukur.
Hanya kasih dan rasa syukur yang mendatangkan sukacita,
Kedamaian dan keceriaan.
Hanya kasih dan rasa syukur yang mendatangkan kebahagiaan sejati dalam hidup.
Hanya bersyukurlah dalam kasih yang membuat segalanya jadi indah...
Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Ternyata Sikap lebih penting daripada ilmu,
Daripada uang, daripada kesempatan,
Daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
Daripada apapun yang mungkin dikatakan atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
Daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
Adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
Dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
Dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.
Karena TUHAN Sangat memperhatikan dari cara orang MENYIKAPI masalah.
Bukan dari cara orang mengatasi masalah..
Sudahkah Anda Tersenyum Hari Ini?
Tersenyum itu lebih gampang ketimbang cemberut karena otot yang dibutuhkan untuk gerakan senyum lebih sedikit ketimbang cemberut. Tapi meski mudah dilakukan orang sulit sekali untuk tersenyum dan lebih sering menunjukkan ekspresi mengerutkan dahi atau cemberut.
...
Seperti dikutip dari Howstuffworks, Sabtu (4/12/2010) dibutuhkan jumlah otot yang lebih sedikit untuk tersenyum dibandingkan dengan cemberut.
Beberapa ahli menyatakan dibutuhkan 43 otot untuk cemberut dan hanya 17 otot untuk tersenyum. Namun beberapa lainnya menyebutkan dibutuhkan 62 otot untuk cemberut dan hanya 26 otot untuk tersenyum.
“Dibutuhkan tujuh puluh dua otot untuk berkerut, tetapi hanya tigabelas otot untuk tersenyum.” Anonim -
Tersenyum bisa dilakukannya secara sadar ataupun tidak sadar yang dipandang sebagai suatu bentuk kebahagian dan keramahan. Sedangkan cemberut umumnya menunjukkan kesedihan atau ketidaksetujuan.
Secara umum terdapat 43 otot yang ada di wajah seseorang, sebagian besar otot ini dikendalikan oleh 7 saraf kranial (biasanya dikenal sebagai saraf wajah). Saraf-saraf ini keluar dari cerebral korteks dan muncul tepat di depan telinga.
Saraf ini kemudian terbagi menjadi lima cabang utama yaitu temporal, zygomatic, buccal, mandibular dan serviks. Cabang-cabang ini menjangkau daerah berbeda-beda dari otot wajah yang memungkinkan seseorang membuat berbagai ekspresi.
Selain hanya menggunakan sedikit otot, tersenyum juga dapat memberikan manfaat lebih untuk orang tersebut dan orang-orang disekitarnya seperti memberikan energi positif serta mengubah suasana hati menjadi lebih baik. Karena itu tak ada salahnya untuk selalu tersenyum.
Senyum yang tulus, datang dari hati yang tulus.
Suatu senyum yang ikhlas dan menceriakan adalah suatu ibadah.
Senyum terjadi hanya sekejap, tetapi kenangannya kadang berlangsung selamanya.
Tersenyumlah! karena senyum itu tidak mahal.
Hanya butuh sedetik untuk merubah bentuk bibir menjadi senyum. Dan hanya butuh tujuh detik mempertahankan sang senyum untuk terlihat sebagai ungkapan ketulusan hati.
1. Senyum Membuat Anda Lebih Menarik
Orang yang tersenyum memiliki daya tarik.
Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang.
Orang yang selalu merengut, cemburut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.
2. Senyum Mengubah Perasaan
Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum. Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik.
Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah.
3. Senyum Menular
Ketika seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang. Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia.
4. Senyum Menghilangkan Stres
Stress bisa terlihat di wajah. Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih. Ketika anda stres, ambil waktu untuk tersenyum. Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.
5. Senyum Meningkatkan Imunitas
Senyum membuat sistem kekebalan tubuh bekerja lebih baik. Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks. Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum.
6. Senyum Menurunkan Tekanan Darah
Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa. Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.
7. Senyum Melepas Endorphin, Pemati Rasa Alamiah dan Serotonin
Senyum ibarat obat alami. Senyum bisa menghasilkan endorphin, pemati rasa alamiah dan serotonin.
Ketiganya adalah hormon yang bisa mengendalikan rasa sakit.
8. Senyum Membuat Awet Muda
Senyuman menggerakkan banyak otot. Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift. Dijamin dengan banyak tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.
9. Senyum Membuat Anda Kelihatan Sukses
Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri, terkenal dan bisa diandalkan. Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien. Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.
10. Senyum Membuat Orang Berpikir Positif
Coba lakukan ini: pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah. Kenapa? ketika Anda tersenyum, tubuh mengirim sinyal “hidup adalah baik”. Sehingga saat tersenyum, tubuh menerimanya sebagai anugerah
11. Anda akan mendapatkan lebih banyak kebahagiaan
Cobalah paksakan diri anda untuk tersenyum selama 30 detik mulai dari sekarang. Lakukan pula ketika anda mengalami kemalangan. Dengan membiasakan tersenyum, tidak peduli bagaimana perasaan anda saat itu, di dalam tubuh anda akan terjadi reaksi-reaksi kimia yang dapat membuat anda merasa bahagia.
Cobalah dan rasakan perbedaannya.
12. Senyuman dapat merubah keadaan anda
Jika anda merasa putus asa, marah atau bosan, sebuah senyuman akan mengubah keadaan emosi anda menjadi lebih positif. Dan sebuah keadaan yang positif tidak hanya membuat hidup anda lebih menyenangkan tetapi juga membuka segala kemungkinan lain dalam pikiran anda. Anda akan melihat dunia dengan cara yang berbeda melalui lensa kebahagiaan. Dari situ anda dapat mulai membangun sederetan tindakan yang positif dan berinterasksi dengan banyak orang setiap harinya.
13. Senyuman dapat mengubah keadaan orang lain
Jika anda berjalan ke dalam sebuah ruangan atau menuju ke sebuah toko dengan senyuman di wajah anda, akan membuat semuanya berbeda. Semua orang akan berbalik tersenyum pada anda. Hal ini akan banyak membantu mencairkan setiap ketegangan atau kekakuan yang ada. Interaksi anda akan lebih terbuka, santai dan penuh dengan kegembiraan.
14. Tersenyum? Apa ruginya?
Ketika memilih antara mengerutkan dahi, ekspresi kosong atau tersenyum, tampaknya pilihan terakhir adalah pilihan yang paling produktif dan positif, bukankah demikian? Seringkali anda lupa untuk tersenyum atau mungkin anda tidak terlalu suka untuk tersenyum. Tapi jika anda berusaha untuk menggunakan senyuman anda sesering mungkin, anda lama-kelamaan akan mempunyai kebiasaan yang baru, kebiasaan yang jauh lebih positif. Jika anda termasuk orang yang selalu memperhitungkan untung rugi untuk segala hal, cobalah pertanyaan ini, ‘apa ruginya anda tersenyum?’
15. Lebih mudah untuk tersenyum daripada melakukan yang sebaliknya
Senyum menciptakan kebahagiaan di sekitar kita, Senyum adalah ketenangan bagi kegelisahan, keceriaan bagi yang kecil hati dan kegembiraan bagi yang sedih.
Senyum tidak bisa dibeli, karena senyuman adalah sesuatu yang tidak berguna bagi siapapun sampai senyum itu diberikan. Jika kalian harus menemui seseorang yang terlalu letih untuk memberimu senyuman. Berikan satu senyuman yang tulus untuk mereka. Karena tidak ada yang lebih membutuhkan senyuman daripada orang- rang yang tidak mempunyai senyuman lagi untuk diberikan.
Sebuah senyuman akan selalu diterima, karena senyuman akan membuka pintu dan hati seperti anak kunci.
Berikan setiap senyummu untuk semua orang, karena satu senyuman memberikan keceriaan pada semua orang.
Jadi, sudahkah Anda tersenyum hari ini?
Selasa, 08 November 2011
Benarkah Cewek Plin Plan Sama Dengan Gampangan?
Plin plan atau mencla menle adalah sikap seseorang yang mudah goyah akan ketetapan hatinya, baik dalam menentukan sikap pada bidang apapun, termasuk dalam menjalin hubungan asmara. Tapi kasus ini lebih dominan terjadi pada diri seorang cewek, karena umumnya mereka lebih banyak menggunakan mata hati dari pada mata otak, sehingga apapun yang dipikirkan kurang menyentuh pada ketegasan prinsipal.
Suatu sikap yang tidak memiliki prinsip menjadi salah satu potensi seseorang akan disebut sebagai cewek gampangan.
Bagaimana tidak akan disebut gampangan jika seseorang dengan mudahnya bisa nemplok sana - nemplok sini, hal itu karena ia sulit menolak masukan dari orang lain, hari ini masukan dr si A maka pikiran A besok jika mendapat pikiran dari si B maka berubah juga menjadi B. semua pemikiran akan dengan mudah di doktrinasi oleh beragam pendapat yang belum tentu baik baginya. Keadaan jiwa pada orang-orang seperti ini mudah galau bila dihadapkan oleh masalah pilihan, jalan menuju proses pengambilan keputusan seakan menjadi sulit, padahal bukan berarti demikian, kesulitan terjadi karena dalam ideologi yang tertanam di mata hati dan mata otaknya dipenuhi oleh rasa bimbang.
Nilai kekuatan hubungan asmara pada orang yang plin plan menjadi riskan, sebab dalam setiap detik akan terjadi perubahan rencana ketika kemelut hatinya sedang bergejolak. Suatu pernyataan yang pernah dikatakan pun bisa saja menjadi berubah dalam waktu tidak lama. Misalnya, kemarin berkata tidak akan menjalin hubungan lagi dengan "A", tapi baru beberapa hari saja karena terpincut oleh kalimat rayuan gombal mukio si "A" akhirnya bertekuk lutut menjilat ludahnya sendiri.
Kondisi diperparah lagi adalah pandangan buruk dari orang lain, dilihat dari kacamata sosial. Bahwa, dengan mudahnya seenaknya merubah keputusan yg sudah disepakati, blm lagi janji2 yg sudah d ucapkan sendiri,dgn mudahnya bisa d jilat kembali tanpa memikir perasaan orang lain.
Maka tercermin dalam dirinya bahwa ia adalah cewek gampangan. Hal lainnya adalah tidak memperhatikan kode etik moral, kejujuran dan kesetiaan.
Suatu sikap yang tidak memiliki prinsip menjadi salah satu potensi seseorang akan disebut sebagai cewek gampangan.
Bagaimana tidak akan disebut gampangan jika seseorang dengan mudahnya bisa nemplok sana - nemplok sini, hal itu karena ia sulit menolak masukan dari orang lain, hari ini masukan dr si A maka pikiran A besok jika mendapat pikiran dari si B maka berubah juga menjadi B. semua pemikiran akan dengan mudah di doktrinasi oleh beragam pendapat yang belum tentu baik baginya. Keadaan jiwa pada orang-orang seperti ini mudah galau bila dihadapkan oleh masalah pilihan, jalan menuju proses pengambilan keputusan seakan menjadi sulit, padahal bukan berarti demikian, kesulitan terjadi karena dalam ideologi yang tertanam di mata hati dan mata otaknya dipenuhi oleh rasa bimbang.
Nilai kekuatan hubungan asmara pada orang yang plin plan menjadi riskan, sebab dalam setiap detik akan terjadi perubahan rencana ketika kemelut hatinya sedang bergejolak. Suatu pernyataan yang pernah dikatakan pun bisa saja menjadi berubah dalam waktu tidak lama. Misalnya, kemarin berkata tidak akan menjalin hubungan lagi dengan "A", tapi baru beberapa hari saja karena terpincut oleh kalimat rayuan gombal mukio si "A" akhirnya bertekuk lutut menjilat ludahnya sendiri.
Kondisi diperparah lagi adalah pandangan buruk dari orang lain, dilihat dari kacamata sosial. Bahwa, dengan mudahnya seenaknya merubah keputusan yg sudah disepakati, blm lagi janji2 yg sudah d ucapkan sendiri,dgn mudahnya bisa d jilat kembali tanpa memikir perasaan orang lain.
Maka tercermin dalam dirinya bahwa ia adalah cewek gampangan. Hal lainnya adalah tidak memperhatikan kode etik moral, kejujuran dan kesetiaan.
Rabu, 26 Oktober 2011
“水至清则无鱼”(shui zhi qing ze wu yu)-Water that is too clear has no fish.
Seorang pria dapat disebut bersih, jika dia bersikap jujur dan berlapang dada terhadap keluarga, terhadap sahabat dan terhadap teman sejawat. dapat mengemban tanggung jawab yang seharusnya dia pikul, tidak memiliki sifat-sifat yang tidak baik seperti, selalu iri terhadap orang lain, berkhianat, mengelabui orang, berbicara manis untuk mencelakakan orang, berbicara tidak sesuai dengan norma nurani, senang menjilat dengan bualan, dan sebagainya.
Pria yang baik, dalam keluarga ia adalah seorang suami, seorang ayah yang baik.dikantor, dia merupakan bawahan, atasan maupun teman sejawat yang baik. diantara teman, dia merupakan seorang teman yang dapat dipercaya, sebagai sahabat sejati yang senantiasa siap mengulurkan tangan membantu teman yang dalam kesulitan.
Pria semacam ini acapkali bukanlah seorang tokoh terkemuka dalam masyarakat, juga bukan seorang pedagang yang kaya raya, juga bukan seorang pejabat tinggi atau tokoh penting.
Kemungkinan dia adalah seorang pria dengan ekonomi yang pas-pasan, dia mungkin adalah salah satu diantara orang-orang yang harus mengayuh sepedanya untuk pergi ke kantor, dia mungkin juga adalah seorang ayah yang senantiasa mengantar dan menjemput anaknya pergi ke sekolah dalam keadaan cuaca yang bagaimanapun juga.
Jika pria ini berjalan ke dalam kerumunan masyarakat, dia akan segera lenyap dari pandangan anda. akan tetapi keluarga atau masyarakat yang memiliki pria semacam ini, akan benar-benar mantap dan damai.
Seorang perempuan dapat dikatakan bersih, bukan dengan merujuk pada pakaian yang dikenakan, melainkan merujuk pada moral dan karakternya, mematuhi norma-norma sebagai seorang perempuan dan tidak membuat ulah yang menyusahkan diri sendiri.
Yang dimaksud dengan mematuhi norma-norma sebagai seorang perempuan, bukan patuh seperti di zaman kuno (belenggu kebatinan yang dikenakan pada perempuan di masyarakat feodal), tetapi yang dimaksud adalah tidak memanfaatkan kecantikannya hanya demi kepentingan dan keuntungan pribadi.
Seorang perempuan yang rupawan tidak akan mudah untuk melakukan hal ini. bagaimanapun juga kecantikan merupakan sumber daya alami dari pembawaan sejak lahir, lagi pula godaan yang berada di sekitarnya semakin lama akan semakin banyak.
Sebagai contoh, para artis perempuan yang mengandalkan paras kecantikan satu persatu menjadi tenar dalam semalam. teman sejawat yang berkemampuan tidak seberapa tetapi karena berparas cantik telah dimanjakan oleh pimpinan dan seringkali segala keinginannya dapat dipenuhi oleh atasan, sehingga seringkali membuat teman-teman sejawat lain menjadi iri hati.
Walaupun perangai perempuan semacam ini masih beberapa kali lipat lebih baik dibandingkan dengan pejabat perempuan yang menggunakan kekuasaannya untuk melakukan korupsi uang puluhan ribu juta, tetapi mereka juga masih terlalu jauh untuk dapat disebut sebagai perempuan yang bersih.
Perempuan yang disebut bersih di dalam hati mereka juga memiliki dambaan, tetapi mereka tidak memilih jalan pintas untuk mencapai tujuannya itu, tidak akan mencoba mengambil hati penguasa, juga tidak mau melakukan hal-hal yang melanggar norma moral dalam hatinya.
Kemana pun juga ia pergi, sinar pandangannya akan menatap ramah ke setiap orang yang ia temui, suara tawa mereka juga penuh dengan keyakinan diri yang timbul dari dalam lubuk hati. dikemudian hari, tidak akan ada ganjalan hati ataupun penyesalan apapun akan apa yang telah diperbuat. hidup sehari-hari mereka bagaikan air yang tenang, jernih hingga dapat terlihat sampai ke dasarnya.
Tidak menyusahkan diri sendiri juga merupakan semacam bersih.wanita semacam ini, dia selamanya tidak membicarakan kekurangan orang lain, dia menyelesaikan tugasnya sendiri, juga melewatkan kehidupannya sendiri.walaupun dia hanya sebagai seorang cleaning service, juga akan menjadi kegembiraannya jika dia bisa membuat kamar kecil menjadi bersih tanpa sedikit debu, dia bukan tipe wanita yang senang menebarkan isu dan menjelekkan orang lain.
Sesungguhnya seorang yang dikatakan bersih, sama sekali tidak ada hubungannya dengan statusnya di dalam masyarakat, tidak ada hubungannya dengan harta yang dia miliki, juga tidak ada hubungan dengan pendidikannya. Pejabat dan rakyat biasa, si kaya dan si miskin, professor dan mereka yang hanya lulus SD, mereka semua bisa menjadi orang bersih.
Di depan pintu Xiangshan di Beijing, ada sepasang suami-istri yang buta, mereka berdiri di sana sepanjang tahun bernyanyi untuk meminta sedekah kepada para pengunjung.setiap hari mereka selalu berpakaian bersih walaupun sederhana, mereka bergiliran menyanyikan lagu-lagu tradisional, suara mereka tidak keras, tetapi setiap lagu selalu mereka nyanyikan penuh perasaan, mulai awal hingga akhir.
Yang mendapatkan giliran bernyanyi, dia pasti bernyanyi sambil berdiri, yang tidak bernyanyi dia duduk di samping kotak sedekah, setiap kali ada orang yang meletakkan uang satu hingga dua Yuan kedalam kotak besi, dia selalu mengucapkan, “Terima kasih”, semoga orang yang baik mendapatkan berkah keselamatan seumur hidupnya!” suaranya rendah tetapi setiap kali selalu mengucapkan sama seperti itu. uang sedekah yang mereka peroleh selalu lebih banyak dari pada yang didapat oleh peminta lainnya.
Jika mengatakan seorang pejabat ini bersih, adalah mengatakan bahwa pejabat tersebut jujur dan tulus (tidak korupsi), melakukan segala hal dengan adil, prinsip dipertahankan dengan teguh dan tidak semena-mena menggunakan kekuasaan, tidak mau bersangkutan dengan segala jenis hal yang berhubungan dengan korupsi, kolusi dan nepotisme. Pejabat semacam ini mungkin posisi jabatannya tidak tinggi, mereka juga jarang sekali menduduki posisi yang selalu ingin disanjung dan dijilat orang. tetapi ketika dia turun dari jabatan, orang-orang yang berada di sekitarnya akan memberikannya predikat: orang yang baik.
Ada seorang pejabat yang jabatannya tidak seberapa tinggi, dia selalu menolak segala bentuk sumbangan yang ingin diberikan kepadanya secara halus. Seorang teman yang bermaksud baik mengingatkannya, “Air yang jernih tidak ada ikannya, orang yang bersih tidak ada temannya.”
Akan tetapi pejabat ini tetap berpendirian seperti semula, ia hanya menjawab, “Yang saya inginkan adalah kenyenyakan dalam tidur.”
Ini adalah sebuah kisah nyata, dan sekarang pejabat itu sudah pensiun selama puluhan tahun. Saya bertanya pada diri sendiri, seandainya pejabat itu menjadi pejabat di jaman sekarang ini, apakah dia masih bisa mempertahankan prinsipnya itu..?,dalam satu tempat atau satu lingkungan, jika terdapat lebih banyak orang yang bersih, maka tempat atau lingkungan tersebut bisa menjadi lebih cerah dan menyejukkan.
Karena semua orang melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, menurutkan aturan dan prosedur yang berlaku, semua dilakukan secara terbuka dan jujur, mana yang harus dilakukan maka pasti dilaksanakan, dengan sendirinya hati manusia menjadi baik, masyarakat akan menjadi tenang dan aman.
Menjadi orang yang bersih, melaksanakan pekerjaan menurutkan aturan yang ada, merupakan batasan yang paling mendasar. Setelah mempunyai batasan yang mendasar ini, barulah bisa memunculkan sifat sejati manusia yang lebih banyak, dan baru bisa menjauhkan diri dari ke tidak praktisan yang lebih banyak.
Untuk mempertahankan batasan yang paling mendasar ini, memang tidak mudah, namun asal memiliki kemauan yang kuat, maka saya rasa juga tidak akan sesulit apa yang kita bayangkan.
-The Epoch Times/lin
Pria yang baik, dalam keluarga ia adalah seorang suami, seorang ayah yang baik.dikantor, dia merupakan bawahan, atasan maupun teman sejawat yang baik. diantara teman, dia merupakan seorang teman yang dapat dipercaya, sebagai sahabat sejati yang senantiasa siap mengulurkan tangan membantu teman yang dalam kesulitan.
Pria semacam ini acapkali bukanlah seorang tokoh terkemuka dalam masyarakat, juga bukan seorang pedagang yang kaya raya, juga bukan seorang pejabat tinggi atau tokoh penting.
Kemungkinan dia adalah seorang pria dengan ekonomi yang pas-pasan, dia mungkin adalah salah satu diantara orang-orang yang harus mengayuh sepedanya untuk pergi ke kantor, dia mungkin juga adalah seorang ayah yang senantiasa mengantar dan menjemput anaknya pergi ke sekolah dalam keadaan cuaca yang bagaimanapun juga.
Jika pria ini berjalan ke dalam kerumunan masyarakat, dia akan segera lenyap dari pandangan anda. akan tetapi keluarga atau masyarakat yang memiliki pria semacam ini, akan benar-benar mantap dan damai.
Seorang perempuan dapat dikatakan bersih, bukan dengan merujuk pada pakaian yang dikenakan, melainkan merujuk pada moral dan karakternya, mematuhi norma-norma sebagai seorang perempuan dan tidak membuat ulah yang menyusahkan diri sendiri.
Yang dimaksud dengan mematuhi norma-norma sebagai seorang perempuan, bukan patuh seperti di zaman kuno (belenggu kebatinan yang dikenakan pada perempuan di masyarakat feodal), tetapi yang dimaksud adalah tidak memanfaatkan kecantikannya hanya demi kepentingan dan keuntungan pribadi.
Seorang perempuan yang rupawan tidak akan mudah untuk melakukan hal ini. bagaimanapun juga kecantikan merupakan sumber daya alami dari pembawaan sejak lahir, lagi pula godaan yang berada di sekitarnya semakin lama akan semakin banyak.
Sebagai contoh, para artis perempuan yang mengandalkan paras kecantikan satu persatu menjadi tenar dalam semalam. teman sejawat yang berkemampuan tidak seberapa tetapi karena berparas cantik telah dimanjakan oleh pimpinan dan seringkali segala keinginannya dapat dipenuhi oleh atasan, sehingga seringkali membuat teman-teman sejawat lain menjadi iri hati.
Walaupun perangai perempuan semacam ini masih beberapa kali lipat lebih baik dibandingkan dengan pejabat perempuan yang menggunakan kekuasaannya untuk melakukan korupsi uang puluhan ribu juta, tetapi mereka juga masih terlalu jauh untuk dapat disebut sebagai perempuan yang bersih.
Perempuan yang disebut bersih di dalam hati mereka juga memiliki dambaan, tetapi mereka tidak memilih jalan pintas untuk mencapai tujuannya itu, tidak akan mencoba mengambil hati penguasa, juga tidak mau melakukan hal-hal yang melanggar norma moral dalam hatinya.
Kemana pun juga ia pergi, sinar pandangannya akan menatap ramah ke setiap orang yang ia temui, suara tawa mereka juga penuh dengan keyakinan diri yang timbul dari dalam lubuk hati. dikemudian hari, tidak akan ada ganjalan hati ataupun penyesalan apapun akan apa yang telah diperbuat. hidup sehari-hari mereka bagaikan air yang tenang, jernih hingga dapat terlihat sampai ke dasarnya.
Tidak menyusahkan diri sendiri juga merupakan semacam bersih.wanita semacam ini, dia selamanya tidak membicarakan kekurangan orang lain, dia menyelesaikan tugasnya sendiri, juga melewatkan kehidupannya sendiri.walaupun dia hanya sebagai seorang cleaning service, juga akan menjadi kegembiraannya jika dia bisa membuat kamar kecil menjadi bersih tanpa sedikit debu, dia bukan tipe wanita yang senang menebarkan isu dan menjelekkan orang lain.
Sesungguhnya seorang yang dikatakan bersih, sama sekali tidak ada hubungannya dengan statusnya di dalam masyarakat, tidak ada hubungannya dengan harta yang dia miliki, juga tidak ada hubungan dengan pendidikannya. Pejabat dan rakyat biasa, si kaya dan si miskin, professor dan mereka yang hanya lulus SD, mereka semua bisa menjadi orang bersih.
Di depan pintu Xiangshan di Beijing, ada sepasang suami-istri yang buta, mereka berdiri di sana sepanjang tahun bernyanyi untuk meminta sedekah kepada para pengunjung.setiap hari mereka selalu berpakaian bersih walaupun sederhana, mereka bergiliran menyanyikan lagu-lagu tradisional, suara mereka tidak keras, tetapi setiap lagu selalu mereka nyanyikan penuh perasaan, mulai awal hingga akhir.
Yang mendapatkan giliran bernyanyi, dia pasti bernyanyi sambil berdiri, yang tidak bernyanyi dia duduk di samping kotak sedekah, setiap kali ada orang yang meletakkan uang satu hingga dua Yuan kedalam kotak besi, dia selalu mengucapkan, “Terima kasih”, semoga orang yang baik mendapatkan berkah keselamatan seumur hidupnya!” suaranya rendah tetapi setiap kali selalu mengucapkan sama seperti itu. uang sedekah yang mereka peroleh selalu lebih banyak dari pada yang didapat oleh peminta lainnya.
Jika mengatakan seorang pejabat ini bersih, adalah mengatakan bahwa pejabat tersebut jujur dan tulus (tidak korupsi), melakukan segala hal dengan adil, prinsip dipertahankan dengan teguh dan tidak semena-mena menggunakan kekuasaan, tidak mau bersangkutan dengan segala jenis hal yang berhubungan dengan korupsi, kolusi dan nepotisme. Pejabat semacam ini mungkin posisi jabatannya tidak tinggi, mereka juga jarang sekali menduduki posisi yang selalu ingin disanjung dan dijilat orang. tetapi ketika dia turun dari jabatan, orang-orang yang berada di sekitarnya akan memberikannya predikat: orang yang baik.
Ada seorang pejabat yang jabatannya tidak seberapa tinggi, dia selalu menolak segala bentuk sumbangan yang ingin diberikan kepadanya secara halus. Seorang teman yang bermaksud baik mengingatkannya, “Air yang jernih tidak ada ikannya, orang yang bersih tidak ada temannya.”
Akan tetapi pejabat ini tetap berpendirian seperti semula, ia hanya menjawab, “Yang saya inginkan adalah kenyenyakan dalam tidur.”
Ini adalah sebuah kisah nyata, dan sekarang pejabat itu sudah pensiun selama puluhan tahun. Saya bertanya pada diri sendiri, seandainya pejabat itu menjadi pejabat di jaman sekarang ini, apakah dia masih bisa mempertahankan prinsipnya itu..?,dalam satu tempat atau satu lingkungan, jika terdapat lebih banyak orang yang bersih, maka tempat atau lingkungan tersebut bisa menjadi lebih cerah dan menyejukkan.
Karena semua orang melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, menurutkan aturan dan prosedur yang berlaku, semua dilakukan secara terbuka dan jujur, mana yang harus dilakukan maka pasti dilaksanakan, dengan sendirinya hati manusia menjadi baik, masyarakat akan menjadi tenang dan aman.
Menjadi orang yang bersih, melaksanakan pekerjaan menurutkan aturan yang ada, merupakan batasan yang paling mendasar. Setelah mempunyai batasan yang mendasar ini, barulah bisa memunculkan sifat sejati manusia yang lebih banyak, dan baru bisa menjauhkan diri dari ke tidak praktisan yang lebih banyak.
Untuk mempertahankan batasan yang paling mendasar ini, memang tidak mudah, namun asal memiliki kemauan yang kuat, maka saya rasa juga tidak akan sesulit apa yang kita bayangkan.
-The Epoch Times/lin
Rabu, 05 Januari 2011
Jangan pernah menyesali
Hal yang sangat menyedihkan adalah saat kau jujur pada temanmu dan dia berdusta padamu. Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya. Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya.
Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau mengirimkan email pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya. Saat kau membutuhkan jawaban dari email mu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya. Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu. Saat kau mencintainya dengan tulus, tapi dia tidak mencintaimu. Saat dia yang kau sayangi , memutuskan hubungannya denganmu.
Hal yang sangat mengecewakan adalah saat kau dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan. Saat kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu. Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu.
Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu. Sebenarnya, hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu.
Saat temanmu berdusta padamu atau tidk menepati janjinya, sebenarnya dia mengajarimu agar kau tidak berperilaku seperti dia.
saat temanmu menghapus email yang kau kirim sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu, sebenarnya dia telah mengajarkan agar tidak berprasangka buruk dan selalu berpikiran positif bahwa mngkin saja dia pernah membaca email yang kau kirim atau mungkin saja dia tidak melihatmu.
Saat kau mencintai dengan tulus, tapi dia tidak mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba-tiba memutuskan hubungannya denganmu, sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk menerima rencanaNya
Hmm... Begitu banyak hal tidak menyenangkan yang sering kau alami atau bertemu dengan orang-orang yang menjengkelkan, egois, dan sikap yang tidak mengenakkan. Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak dipedulikan, tidak dihargai, yang paling berharga adalah sebenarnya orang-orang tersebut sedang mengajarimu untuk melatih membersihkan hati dan jiwa, serta melatih untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu untuk tidak berperilaku seperti itu.
Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau mengirimkan email pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya. Saat kau membutuhkan jawaban dari email mu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya. Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu. Saat kau mencintainya dengan tulus, tapi dia tidak mencintaimu. Saat dia yang kau sayangi , memutuskan hubungannya denganmu.
Hal yang sangat mengecewakan adalah saat kau dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan. Saat kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu. Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu.
Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu. Sebenarnya, hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu.
Saat temanmu berdusta padamu atau tidk menepati janjinya, sebenarnya dia mengajarimu agar kau tidak berperilaku seperti dia.
saat temanmu menghapus email yang kau kirim sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu, sebenarnya dia telah mengajarkan agar tidak berprasangka buruk dan selalu berpikiran positif bahwa mngkin saja dia pernah membaca email yang kau kirim atau mungkin saja dia tidak melihatmu.
Saat kau mencintai dengan tulus, tapi dia tidak mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba-tiba memutuskan hubungannya denganmu, sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk menerima rencanaNya
Hmm... Begitu banyak hal tidak menyenangkan yang sering kau alami atau bertemu dengan orang-orang yang menjengkelkan, egois, dan sikap yang tidak mengenakkan. Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak dipedulikan, tidak dihargai, yang paling berharga adalah sebenarnya orang-orang tersebut sedang mengajarimu untuk melatih membersihkan hati dan jiwa, serta melatih untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu untuk tidak berperilaku seperti itu.
Minggu, 05 September 2010
Upacara Pernikahan Dan Pemakaman Beruntun Untuk Istri
Di cina ada kisah yang sangat mengharukan nih. Mungkin bisa dibilang cinta sejati. Zhuang Huagui (26 tahun) berencana menikah pada tanggal 4 Februari 2010, tapi tanggal 28 Januari 2010, calon istrinya Hu Zhao’e meninggal karena ditusuk oleh perampok rumahnya. Akhirnya pria ini memutuskan untuk tetap mengadakan upacara pernikahan, lalu dilanjutkan dengan upacar penguburan Hu Zhao’e, istrinya.

Zhuang memegang erat tangan mendiang istrinya

mobil-mobil yang berbaris menghadiri upacara pernikahan sekaligus pemakaman Hu Zhao’e

Zhuang membersihkan peti mati kristal tempat istrinya terbaring. Ia tak pernah menyangka calon istrinya harus pergi meninggalkannya secepat ini.

Zhuang memegang foto istrinya sambil menyambut orang-orang yang menghadiri upacara itu. Ia mengundang seluruh keluarga dari kedua pihak.

Pengantin baru terbujur kaku didalam peti mati, ia mengenakan gaun pengantin yang sudah dipersiapkan sejak lama

Zhuang sedang mengganti baju pengantinnya dengan baju untuk pemakaman istrinya.

Setelah upacara pernikahan selesai, ia segera menyiapkan upacara pemakaman istrinya.

Foto pernikahan yang sangat mengharukan…
Zhuang memegang erat tangan mendiang istrinya
mobil-mobil yang berbaris menghadiri upacara pernikahan sekaligus pemakaman Hu Zhao’e
Zhuang membersihkan peti mati kristal tempat istrinya terbaring. Ia tak pernah menyangka calon istrinya harus pergi meninggalkannya secepat ini.
Zhuang memegang foto istrinya sambil menyambut orang-orang yang menghadiri upacara itu. Ia mengundang seluruh keluarga dari kedua pihak.
Pengantin baru terbujur kaku didalam peti mati, ia mengenakan gaun pengantin yang sudah dipersiapkan sejak lama
Zhuang sedang mengganti baju pengantinnya dengan baju untuk pemakaman istrinya.
Setelah upacara pernikahan selesai, ia segera menyiapkan upacara pemakaman istrinya.
Foto pernikahan yang sangat mengharukan…
Coba bayangkan orang-orang yang kita sayang. Orang tua kita, pasangan kita, suami/istri kita, anak-anak kita, sahabat kita, mereka bisa dipanggil Tuhan kapan saja tanpa kita duga. Jadi selagi masih ada kesempatan, nyatakanlah kasih sayangmu kepada mereka. Katakan betapa kau sangat mengasihi mereka, betapa mereka sangat berharga buat hidupmu. Lakukan yang terbaik untuk mereka selama mereka masih hidup. Karena kalau kita berdiri di pemakaman mereka, semuanya sudah terlambat. Tangisan penyesalan tidak akan pernah bisa mengembalikan mereka.
source: http://ingatini.blogspot.com/2010/08/pria-yang-mengadakan-upacara-pernikahan.html
Selasa, 31 Agustus 2010
Rahasia Kebahagiaan
Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan... Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.
Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.
Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin kita menunjukkan seberapa banyak kita tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan kita.
Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati... memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar kita. Sebab, setiap ciptaan adalah milik kita. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu.
Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila kita menganggap mereka penting, kita akan memiliki sahabat ke manapun kita pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.
Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.
Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".
Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup kita dengan kebahagiaan.
Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?
Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati kita terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalam an hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.
Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil.
Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya. Rasakan apa yang dikatakannya.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.
Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.
Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin kita menunjukkan seberapa banyak kita tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan kita.
Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati... memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar kita. Sebab, setiap ciptaan adalah milik kita. Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu.
Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila kita menganggap mereka penting, kita akan memiliki sahabat ke manapun kita pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.
Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.
Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".
Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup kita dengan kebahagiaan.
Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?
Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati kita terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalam an hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.
Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil.
Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya. Rasakan apa yang dikatakannya.
Hidup Itu Berarti...
Suatu tantangan yang harus dihadapi, Suatu perjuangan yang harus dimenangkan, Suatu kesusahan yang harus diatasi, Suatu rahasia yang harus digali, Suatu tragedi yang harus dialami, Suatu kegembiraan yang harus disebarkan, Suatu cinta yang harus dinikmati, Suatu tugas yang harus dilaksanakan, Suatu romantika yang harus dirangkul, Suatu risiko yang harus diambil, Suatu lagu yang harus dinyanyikan, Suatu anugerah yang harus dipergunakan, Suatu permainan yang menyenangkan, Suatu impian yang harus diwujudkan, Suatu perjalanan yang harus diselesaikan, Suatu janji yang harus ditepati, Suatu keindahan yang harus dikagumi, Suatu pertanyaan yang harus dijawab, Suatu kesempatan yang harus dipakai, Suatu persoalan yang harus dipecahkan, Suatu kesulitan yang harus dikalahkan, Rahmat yang harus dipelihara dan dicintai
Teman adalah Hadiah
Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita.
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.
Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam, saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.
Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.
Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut" mereka luka atau mereka "takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka mempertahankan diri.
Mereka akan bilang: "Menari itu tidak menarik" "Tidak ada yang cocok denganku" "Teman-temanku sudah lulus semua" "Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku" "Kisah hidupku membosankan"
Mereka tidak akan bilang: "Aku tidak bisa menari" "Aku membutuhkan kamu denganku" "Aku kesepian" "Aku butuh diterima" "Aku ingin didengarkan"
Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.
Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam, saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.
Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.
Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut" mereka luka atau mereka "takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka mempertahankan diri.
Mereka akan bilang: "Menari itu tidak menarik" "Tidak ada yang cocok denganku" "Teman-temanku sudah lulus semua" "Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku" "Kisah hidupku membosankan"
Mereka tidak akan bilang: "Aku tidak bisa menari" "Aku membutuhkan kamu denganku" "Aku kesepian" "Aku butuh diterima" "Aku ingin didengarkan"
Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.
Biarkan Tuhan Menilaimu
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Mother Theresa.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.
Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.
Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Tuhan. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Tuhan tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.
Mother Theresa.
Apa yang Kita Sombongkan ?
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, yang benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari. Di tingkat terbawah, sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain. Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain. Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.
Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.
Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yang lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence) . Akan tetapi, begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.
Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring dengan waktu, kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang kita butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kita memerlukan lebih banyak lagi.
Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi ego inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka) dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala permasalahan.
Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada dua perubahan paradigma yang perlu kita lakukan. Pertama, kita perlu menyadari bahwa pada hakikatnya kita bukanlah makhluk fisik, tetapi makhluk spiritual. Kesejatian kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untuk hidup di dunia. Kita lahir dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akan mati dengan tangan kosong. Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua makhluk dalam kesetaraan universal. Kita tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan, label, dan segala "tampak luar" lainnya. Yang kini kita lihat adalah "tampak dalam". Pandangan seperti ini akan membantu menjauhkan kita dari berbagai kesombongan atau ilusi ego. Kedua, kita perlu menyadari bahwa apapun perbuatan baik yang kita lakukan, semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri. Kita memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri. Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apa yang kita sombongkan dan ngapain juga sombong ?
Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.
Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yang lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence) . Akan tetapi, begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.
Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring dengan waktu, kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang kita butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kita memerlukan lebih banyak lagi.
Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi ego inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka) dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala permasalahan.
Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada dua perubahan paradigma yang perlu kita lakukan. Pertama, kita perlu menyadari bahwa pada hakikatnya kita bukanlah makhluk fisik, tetapi makhluk spiritual. Kesejatian kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untuk hidup di dunia. Kita lahir dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akan mati dengan tangan kosong. Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua makhluk dalam kesetaraan universal. Kita tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan, label, dan segala "tampak luar" lainnya. Yang kini kita lihat adalah "tampak dalam". Pandangan seperti ini akan membantu menjauhkan kita dari berbagai kesombongan atau ilusi ego. Kedua, kita perlu menyadari bahwa apapun perbuatan baik yang kita lakukan, semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri. Kita memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri. Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apa yang kita sombongkan dan ngapain juga sombong ?
Langganan:
Postingan (Atom)